Karya ! Karya! dan Karya!


(Artikel ini saya dedikasikan untuk ibu saya tercinta)

Ketika iseng-iseng membaca artikel pertama saya dalam blog ini, terbesit keinginan untuk menulis dengan topik yang masih seputar orang jenius. Tahukah anda siapakah orang paling jenius di muka bumi ini? Sebutkanlah! Tukul? Pakdhe bondan? Mbah surip? Setiap orang boleh memiliki versinya masing-masing. Tapi menurut guiness book of record (yang tercatat), orang itu adalah Marilyn vos Savant dengan IQ setinggi 228.

Tentunya pencatatan tersebut dilakukan saat beliau masih kecil, apabila pengukuran dilakukan ketika  dewasa, angka tersebut akan turun. Berapapun angkanya, yang saya garis bawahi disini adalah orang tersebut memiliki IQ yang sangat tinggi. Tetapi seberapa jauhkah anda mengenal  tentang orang yang berpredikat jenius ini? kehidupan sosialnya? Seberapa lebar sepak terjangnya? dan hal-hal menarik dalam hidupnya, atau sekedar mendengar namanya saja masih asing di telinga. Bandingkan ketika saya menyebutkan nama-nama seperti David Beckham, Katty Perry, Soekarno, Moh. Hatta, Obama, Chrisye, saya yakin anda akan mengenali paling sedikit 3 orang dari yang saya sebutkan diatas. Lalu apa yang membedakan orang-orang tersebut dengan orang-orang lainnya?

Kepintaran seseorang yang diukur melalui IQ dan pencapaian akademis lainnya bukanlah hal mutlak dalam hidup ini. Masih terdapat variable-variabel lain yang harus dimasukkan. Lihatlah Soekarno, David Beckham, Chrisye yang walaupun IQ nya tidak mencapai digit 200 an, tetapi pengaruhnya sangat besar. Lewat karya-karyanya, lewat pengabdiannya, lewat pemikiran-pemikirannya, lewat sumbangsihnya yang tidak bisa dibandingkan dengan kata “IQ”.

Masyarakat pada umumnya akan lebih menghargai karya. Sekarang, sudahkan anda berkarya atau paling tidak meninggalkan sesuatu yang bermakana bagi orang-orang di sekitar anda? Sudahkah anda memikirkan karya besar apakah yang akan anda berikan kepada orangtua dan lingkungan anda?

Saya sepenuhnya sadar, saya ini bukanlah orang jenius. Hanyalah manusia dengan kemampuan rata-rata yang jauh dari kata sempurna. Saya sering gagal, contohnya adalah ketika menghadapi beberapa ujian kemudian Ibu saya menasehati “Jangan selalu melihat suatu ujian dengan kata gagal dan berhasil, lihatlah proses yang kamu lalui, kamu akan mendapatkan sesuatu yang lebih berharga jauh diatas kata  berhasil itu sendiri. Teruslah kamu berjuang dan berkarya, suatu saat pasti diberikan jalan sama Yang Maha pemberi petunjuk.” kata-kata itu kemudian saya ingat-ingat dan menjadi semangat untuk melakukan yang lebih baik. Selalu berusaha dan berkarya.

Dalam berkarya, kita bisa menciptakan apa saja dari barang sampai bagaimana kita bertingkah laku. Salah satu langkah yang akan saya lakukan adalah membahagiakan orangtua saya, dengan berbagai cara dan tentunya sejalan dengan agama dan pandangan saya. Selamat berkarya…

Siap KOMANDAN!

Soekarno_wallpaper

“Kami menggoyangkan langit, menggempakan darat,

dan menggelorakan samudera

agar tidak jadi bangsa yang hidup dari  2,5 sen sehari.

Bangsa yang kerja keras, bukan bangsa tempe, bukan bangsa kuli.

Bangsa yang rela menderita demi pembelian cita-cita”

Kusebut Itu…

Kusebut Itu

hanya bisa termenung
ketika melihat hamparan sejarah indah
melontarkan apa yang bisa saya katakan
dan yang hanya terkias di pikiran

teman-teman terbaik yang memberikan perasaan nyaman
walau hanya sekedar memikirkan
apalagi ketika kita berbagi canda tawa Lanjut membaca

Glory Glory Man United!

Itulah kiranya lagu-lagu yang sering saya dengungkan akhir-akhir ini, bersanding dengan lagu “Sing up for the Champion” . Ini adalah musim yang hebat bagi Manchester United. Klub yang besar akan sejarahnya dan dengan suporter setianya yang selalu mendengungkan “Glory Glory Man United”. Setiap langkah para pemainnya, beradu dengan tetesan peluh yang seakan haus gol dan selalu memberikan kemampuan terbaiknya diatas lapangan pertandingan.

3 – 1! itulah akhir dari pertandingan malam tadi. Pertandingan agung antara Manchester United melawan Chelsea yang dimenangkan oleh tuan rumah di Stadion kebanggaan Old Trafford. Diawali dengan gol dari Chris Smalling di menit ke-8 yang membuat tuan rumah Lanjut membaca

another reason..

“Karena kamu terlalu mudah untuk kupuja, terlalu mudah untuk kukagumi, terlalu mudah untuk kusukai, terlalu mudah untuk membuatku diam, terlalu mudah untuk aku mengucapkan”Did you know that i …..”

Satu Senyuman

Seringkali ketika membuat project, kita mendapatkan tugas untuk membuat ini ataupun itu. pada dasarnya, jika tugas itu menyediakan bonus tertentu, kita bakalan merasa enjoy untuk mengerjakannya. Bagaimana dengan organisai atau pekerjaan yang menuntut dedikasi penuh dan semangat yang tinggi. Kita sering mengorbankan waktu yang ada untuk mengerjakan tugas-tugas tersebut.
Di dalam proses tersebut kita tak akan terlepas dari komunikasi antar anggota. Bagaimana cara mengakrabkan diri dengan yang lainnya? bagaimana cara membuat oranglain senang? salah satunya adalah dengan memberi reward. Reward disini tidak selalu berbentuk barang, tetapi juga bisa ucapan ataupun Lanjut membaca

Detik-detik terakhir Rasulullah SAW

Ada sebuah kisah tentang totalitas cinta yang dicontohkan Allah lewat kehidupan Rasul-Nya. Pagi itu, meski langit telah menguning, burung-burung gurun enggan mengepakkan sayap. Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan petuah, “Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua hal pada kalian, sunnah dan Al Qur’an.

Barang siapa mencintai sunnahku, berati mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan bersama-sama masuk surga bersama aku. ” Khotbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang teduh menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan napas dan tangisnya. Lanjut membaca

Sportif Mas!



Olahraga adalah sesuatu yang memberikan banyak efek positif bagi orang yang menjalanannya dengan benar.  Kita ambil contoh sepakbola, di dalamnya tertanam nilai-nilai yang tidak kita dapatkan ketika belajar matematika atau fisika. Team work, leadership, timing dan yang yang paling penting adalah bersikap sportif.

Akhir-akhir ini saya melihat banyak pertandingan sepak bola, dan mencoba untuk menikmatinya. Apabila bicara tentang hasil pertandingan, kebanyakan pelatih dan fans fanatik akan berkicau ketika ada kebijaksanaan wasit yang dinilai merugikan salah satu pihak. Bahkan apabila ada team yang menjadi musuh bebuyutan sedang bermain, kicauan itu lebih mengarah ke arah penghinaan. Ini adalah sesuatu yang dimaklumi dalam seni menonton sepakbola. Yang tidak dapat dimaklumi adalah Lanjut membaca

Hati-Hati Wahai Lelaki Teknik

Saat itu sedang pelajaran kalkulus.Di fakultasku (tidak) beruntungnya dapat kelas besar kalkulus. Jadi,  satu kelas isinya kira-kira 200-an mahasisawa diajar satu dosen.Dari 200-an mahasiswa itu hanya sedikit sekali kaum hawanya. Menyedihkan, seperti tak ada motivasi kuliah saja. Di tengah kuliah biasanya ada rehat sebentar buat minum atau makan dan mengistirahatkan otak. tiba-tiba ada teman yang benar-benar mengistirahatkan otaknya dan nyelethuk.
wah, rapenak tenan neng *STEI kuwi.(wah ga enak banget di STEI itu)
cah wedhok biasa dadi kethok ayu (cewek biasa jadi keliatan cantik)
cah wedhok ayu dadi kethok koyo bidadari (cewek cantik jadi keliatan seperti bidadari)
cah lanang dadi kethok koyo cah wedhok (cowok diliat seperti cewek)”. jangan masuk STEI! ke SAPPK aja atau farmasi sekalian.haha

(*STEI = Seklah Teknik Elektro dan Informatika, SAPPK= Sekolah Arsitektur,Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan)